You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedagang Parsel Cikini Segera Direlokasi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pedagang Parsel Cikini Segera Direlokasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat memastikan penataan pedagang parsel di kawasan Cikini, Jalan Pegangsaan Timur, Menteng, dilaksanakan Jumat (17/6) besok. Sebanyak 250 personel gabungan Satpol PP, TNI dan Polri dikerahkan membantu merelokasi pedagang ke Jalan Penataran dan pusat perbelanjaan Cikini Gold Center (CGC).

Besok akan dilakukan pemindahan paksa kepada seluruh pedagang parsel yang jualan di atas trotoar dan di taman

Wakil Walikota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, para pedagang telah melanggar perjanjian yang telah disepakati oleh pedagang wali kota, camat, lurah dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Sebelumnya mereka sepakat tidak akan berjualan di atas trotoar dan taman.

"Mereka yang menyetujui perjanjian, tapi mereka yang melanggar. Besok akan dilakukan pemindahan paksa kepada seluruh pedagang parsel yang jualan di atas trotoar dan di taman," tegas Arifin, Kamis (16/6).

DKI Tak akan Beri Waktu Pedagang Parsel Cikini

Lebih lanjut, dikatakan Arifin, pihaknya telah menyediakan tempat relokasi sementara untuk para pedagang di Jalan Penataran dan pusat perbelanjaan Cikini Gold Center (CGC). Di kedua lokasi tersebut pedagang tidak akan dipungut bayaran.

"Sebaiknya pedagang memindahkan barangnya. Jika tidak petugas yang mengangkut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2062 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye838 personNurito